Filosofi Permainan Judi Dan Sejarahnya

Filosofi Permainan Judi Dan Sejarahnya

Filosofi Permainan Judi Dan Sejarahnya – Ketika kita berbicara tentang perjudian, mudah untuk berpikir secara tegas tentang hal-hal seperti kasino dan bandar taruhan. Pada kenyataannya, bagaimanapun, perjudian adalah topik yang jauh lebih luas yang dapat merayap ke dalam kehidupan sehari-hari dalam keputusan yang kita buat. Itu bisa jadi sudah jelas, seperti ‘bertaruh’ dengan teman bahwa anda bisa sampai ke ujung jalan sebelum mereka, atau bisa juga momen yang kurang jelas.

Jika anda pernah memutuskan untuk berkendara melalui sekumpulan lampu lalu lintas saat berada di antara kuning dan merah, misalnya, anda telah melakukan sedikit perjudian. Siapa pun yang pernah membalik koin untuk membantu mereka membuat keputusan telah bertaruh pada hasil dari situasi yang mereka hadapi. Intinya adalah bahwa perjudian bukan hanya sesuatu yang terjadi ketika anda memiliki setumpuk kartu, sebuah roda roulette atau pilihan taruhan yang ada di depan anda, dan itu tidak selalu dilakukan demi uang.

Berjudi Dan Bertaruh Apakah Menjadi Sifat Manusia

Jadi, apakah berjudi hanya bagian dari sifat manusia? Apakah kita semua penjudi, setidaknya sampai batas tertentu, ini hanyalah bentuk manajemen risiko? Beberapa orang menganggapnya sangat serius sehingga mereka mampu menjadikannya profesi. Yang lain, di sisi lain, bergumul dengan hubungan mereka dengan perjudian dan perlu menarik diri dari mempertaruhkan uang sepenuhnya.

Disini kami akan membahas berbagai alasan mengapa orang bersedia mengambil risiko kehilangan uang untuk memenangkan lebih banyak lagi, serta melihat bagaimana hubungan kita dengan perjudian telah berkembang selama bertahun-tahun. Ini bukan karya ilmiah, juga tidak boleh dipandang memiliki bobot apa pun di dunia akademis. Akan tetapi, ini akan memberi anda titik awal untuk penelitian jika topik yang anda anggap menarik, dengan sumber-sumber yang dikutip jika memungkinkan.

Sejarah Perjudian Dan Hubungannya Dengan Peradaban Manusia

Manusia telah berjudi sejak zaman paleolitikum. Dadu bersisi enam ada di mesopotamia dan itu didasarkan pada peradaban yang sudah ada sejak ribuan tahun sebelumnya. Hal ini membuktikan bahwa manusia sejak jaman dahulu memang sudah bertaruh. Ingin memiliki sesuatu dengan melakukan pertaruhan membuat kita memacu adrenalin. Ini sering ditemukan dalam aktivitas yang menegangkan dan mempertaruhkan sesuatu yang bisa hilang, itulah mengapa orang sering melakukan taruhan, karena ingin mendapatkan sensasi adrenalin dari taruhan tersebut.

Sejarah Judi

Menurut sejarah di china sendiri telah lama memiliki hubungan dengan perjudian, memiliki rumah judi di abad abad sebelum masehi dan juga secara teratur bertaruh pada hewan aduan. Di situlah bermain kartu pertama kali muncul, ditemukan pada abad kesembilan. Bahkan permainan modern paling populer pun memiliki sejarah yang ditelusuri jauh lebih awal, seperti poker yang merupakan turunan dari permainan persia abad ketujuh belas dan juga adanya sebuah rumah judi atau kasino yang dibuka di venesia, italia pada tahun 1638.

Semakin banyak perjudian menjadi lazim, semakin cepat juga pemerintahan lokal melarang atau membatasinya. Biasanya pemerintah mulai dengan memberikan regulasi khusus seperti mengenakan tarif dan pajak untuk perjudian atau malah melarangnya secara langsung. Masalah dengan metode tersebut adalah metode tersebut tidak menghalangi orang untuk berjudi, melainkan mengarahkan orang orang yang penasaran ke area yang menjadi tempat khusus berjudi. Ini mungkin merupakan bukti bahwa orang-orang memiliki keinginan bawaan untuk mendapatkan adrenalin dan ini semakin menjadi jadi karena hal tersebut ilegal atau menyalahi aturan. Dan itulah mengapa judi tidak akan pernah dipisahkan dari manusia, karena judi pada dasarnya sudah ada sejak dulu dan menjadi bagian dari peradaban dan juga sifat dasar manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *