Wisata Mancanegara

8 Tempat Wisata Thailand yang Instagramable

Summary

  phuketairlines – Jika Anda suka berbagi hal seru dan menarik dalam perjalanan Anda, maka perjalanan ke Thailand akan menjadi pilihan ideal Anda. Pasalnya, di negara / kawasan tersebut terdapat banyak tempat wisata di Thailand yang mampu menarik wisatawan. Selain […]

8 Tempat Wisata Thailand yang Instagramable

 

phuketairlines – Jika Anda suka berbagi hal seru dan menarik dalam perjalanan Anda, maka perjalanan ke Thailand akan menjadi pilihan ideal Anda. Pasalnya, di negara / kawasan tersebut terdapat banyak tempat wisata di Thailand yang mampu menarik wisatawan. Selain bisa menyaksikan hal-hal unik dan menarik di tempat wisata di Thailand yang Anda kunjungi untuk merasakan perasaan sendiri, momen-momen tersebut juga bisa Anda abadikan dan bagikan kepada teman-teman Anda melalui media sosial seperti Facebook, Instagram. Untuk amannya, Anda tidak perlu khawatir. Karena pemerintah Thailand memang menjaga keamanan orang yang mengunjungi negaranya. Belum lagi kondisi masyarakatnya yang ramah terhadap wisatawan, bikin betah berlama-lama di sini. Berikut ini 8 Tempat Wisata Thailand yang Instagramable yang kami rangkum dari berbagai sumber :

8 Tempat Wisata Thailand yang Instagramable

1. Pickadaily English Town

 

Pickadaily English Town
TripAdvisor

Seperti yang baru-baru ini kita ketahui, banyak tempat belanja di Thailand yang dibuat dengan konsep menarik sesuai dengan gaya arsitektur destinasi wisata yang terkenal di dunia. Seperti beberapa waktu lalu, saya mendapat kehormatan untuk mampir ke Palio di Khao Yai, yang mengikuti gaya Italia. Jika kita datang ke pusat perbelanjaan ini, kita akan merasa seperti sedang berada di salah satu kota di Italia. Itu dibangun dengan hati-hati, dengan taman, air mancur dan berbagai detail lainnya. Senang sekali bisa hadir dengan konsep belanja ini.Selain berbelanja, meski kita berkunjung ke Thailand, kita juga bisa berfoto di background seperti negara lain.

Lokasi : Maps
Jam buka : Senin – Minggu, Mulai pukul 10.00-22.00
Tiket Masuk : Gratis

Ketika Anda berjalan-jalan di kawasan ini, Anda akan merasakan nuansa romantis, karena seolah-olah Anda sedang menjelajahi bagian jaman Inggris. Karena luas bangunan pusat perbelanjaan 10.000 meter persegi, semuanya dibangun dengan gaya Inggris kuno. Setelah lelah berjalan kaki, Anda bisa menuju food center di lokasi yang bernama Food Circus. Lokasi ini masih berada di kawasan Pickdaily English Town yang didalamnya terdapat beberapa restoran kecil dengan berbagai menu yang dapat merangsang nafsu makan anda.Orang Thailand juga sepertinya sangat suka datang ke tempat-tempat ini. Salah satu tempat belanja berkonsep terbaru di Bangkok adalah PICKADAILY. Saat datang ke sini, Anda akan menemukan gedung-gedung yang indah.

Anda akan langsung tahu bahwa pusat perbelanjaan Pickadaily Bangkok mengadopsi konsep Piccadilly Circus.Piccadilly Circus adalah salah satu pusat perbelanjaan dan hiburan terpopuler di London, ibu kota Inggris. Terletak di kawasan Sukhumvit Road 77 antara Sukhumvit Road 37 dan 39, merupakan shopping mall dengan arsitektur ala Inggris, seolah kita sedang berjalan di pusat kota London, dimana terdapat arsitektur klasik dan suasana romantis. Selain pusat perbelanjaan, terdapat juga restoran Food Circus yang meliputi berbagai restoran kecil kelolaan keluarga yang menawarkan menu appetizer antara lain Bangkok Grill, Red 14, Kalm Calato Gelato, Ochaya, A True Coffee Shoppee, dll. Ada banyak acara dan pertunjukan musik live setiap akhir pekan.

2. Royal Grand Palace

Royal Grand Palace
TripSavvy

Grand Palace merupakan landmark, salah satu tempat paling populer, dan wajib dikunjungi di Bangkok, Thailand.Tentu saja jika Anda berkunjung ke Thailand, Anda akan menemukan banyak kuil yang menjadi tempat ibadah bagi umat Buddha. Negeri ini berjuluk “Gajah Putih” dan memiliki banyak pagoda. Inilah kenapa Thailand dijuluki sebagai “negeri seribu menara”. Namun kali ini berlibur di Bangkok, katalog perjalanan rombongan akan mengunjungi sebuah bangunan yang menjadi landmark di pusat kota Bangkok, Thailand, yaitu Grand Istana Bangkok.

Lokasi : Maps
Jam Buka : Senin-Minggu, Mulai pukul 08.30
Tiket Masuk : 500 Baht

Grand Palace adalah sebuah bangunan kuno dengan berbagai situs sejarah Thailand dan merupakan salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal. Royal Grand Palace di Bangkok merupakan bangunan bersejarah yang telah menjadi simbol sejarah Thailand. Hampir semua bangunannya berwarna emas, yang menambah kecemerlangan. Konon informasi yang diterima pemandu wisata dari pemandu wisata lokal, Grand Palace atau Phara Borom Maha Ratcha Wang dalam bahasa Thai adalah kediaman Raja Siam yang sekarang disebut dengan nama Thailand.Istana ini dibangun antara 1782 dan 1925. Itu adalah kediaman raja dan gedung administrasi pemerintah. Raja Bhumibol Adulyadej menduduki Vila Kerajaan Chitralada, dan pewaris takhta, Vajiralongkorn, menempatinya. Lobi kediaman Amphorn Sathan.

Istana di dekat Sungai Chao Phraya ini memiliki luas 218.400 meter persegi dan dikelilingi oleh tembok setinggi 1,9 kilometer yang terdiri dari tiga bagian yaitu depan, tengah dan dalam. Bagian depan ditetapkan sebagai kantor beberapa kementerian, dan bagian tengah terdiri dari tiga bangunan yang digunakan raja untuk menjalankan tugas negara. Dari ketiga bangunan tersebut, hanya dua yang dibuka untuk umum, dan Grand Palace bukanlah bangunan. Istana ini terdiri dari banyak bangunan, aula, paviliun, halaman besar, dan taman. Grand Palace terbagi menjadi tiga area utama, yaitu halaman luar, keluarga kerajaan, bangunan umum, dan Kuil Buddha Zamrud.Selama ini bangunan keraton masih digunakan untuk acara-acara resmi, termasuk beberapa upacara mewah kerajaan. Berbagai peninggalan sejarah, dan bangunan yang begitu indah.

Baca Juga : 7 Wisata Bukit Terindah di Indonesia

3. Terminal 21

Terminal 21
akyra Hotels

Terminal 21 adalah pusat perbelanjaan di pusat kota Bangkok. Tidak seperti pusat perbelanjaan lainnya, terdapat potret kota-kota di seluruh dunia di Terminal 21. Anda dapat meninggalkan paspor Anda di hotel dan hanya membutuhkan waktu 2 jam untuk mencapai Tokyo, London, Istanbul atau San Francisco. Terminal 21 adalah pusat perbelanjaan, dan desain arsitekturalnya sangat menarik. Pusat perbelanjaan terletak di pusat kota Bangkok, dan tampilan arsitekturalnya mirip dengan bangunan bandara. Kaca transparan yang berdiri kokoh dari lantai hingga langit-langit semakin menyempurnakan suasana bandara di pusat perbelanjaan.

Lokasi : Maps
Jam Buka : Senin-Minggu, Mulai pukul 10.00-22.00
Tiket Masuk : Gratis

Pesona pusat perbelanjaan Terminal 21 tidak berhenti sampai di situ. Konsep pusat perbelanjaan ini juga sangat unik. Terminal 21 menampilkan berbagai kota terkenal di dunia di lantai mal. Setiap lantai merepresentasikan peran dan tema yang berbeda. Inilah kenapa pusat perbelanjaan ini bisa membawa kita keliling dunia tanpa harus repot dengan paspor dan membeli tiket pesawat. Pusat perbelanjaan Terminal 21 memiliki 9 lantai, level terendah adalah level rendah (LG), yang mewakili tema Karibia. Warna laut ditampilkan di sini. Mercusuar yang tinggi juga membuat lantai ini semakin aktif. Ada banyak bank dengan ATM di sini, jadi jika Anda tidak punya uang tunai, jangan khawatir. Lantai ini juga berisi beberapa warung makan yang bisa kamu cicipi.

Terminal 21 berisi lebih dari sekedar pusat perbelanjaan. Pusat perbelanjaan juga terhubung dengan salah satu hotel terkenal di Bangkok. Jika Anda ingin menghabiskan lokasi yang sangat menguntungkan di Bangkok, Anda dapat bermalam di Grand Central Point Hotel di Terminal 21. Hotel ini memiliki desain yang simpel dan sebagian besar berwarna putih. Selain itu, hotel ini juga memiliki kolam renang infinity outdoor tempat Anda bisa bersantai. Dari kolam renang ini kamu bisa menikmati indahnya pemandangan kota Bangkok dari ketinggian.Tentunya, nilai jual tertinggi hotel ini adalah kamu bisa dengan mudah pergi ke berbagai tempat menarik di Bangkok. Hanya dibutuhkan 1 menit berjalan kaki ke Terminal 21. Bahkan ke stasiun BTS terdekat pun, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 4 menit.

4. Lumphini Park

Lumphini Park
TripSavvy

Suasana taman kota yang penuh dengan nuansa alam sangat mudah dijumpai di Taman Lumpini. Taman terbesar dan tertua di Bangkok melebihi 5 juta kilometer persegi. Pada 1920-an, Raja Rama VI memberikan taman ini sebagai hadiah untuk masyarakat Bangkok. Tujuannya adalah untuk melestarikan bunga Thailand dan kerajinan tangan Thailand. Namun ternyata fungsi taman ini menjadi pusat kegiatan outdoor.Di taman yang dinamai tempat kelahiran Sang Buddha ini terdapat sebuah telaga besar bagi wisatawan untuk melakukan olah raga air. Banyak penduduk dan turis Bangkok datang ke sini untuk bersantai di bawah rindangnya pepohonan, sambil menikmati suasana alam, membaca buku atau piknik bersama keluarga. Anak-anak tentunya akan senang melihat jungkat-jungkit atau ayunan tersedia di sini.

Lokasi : Maps
Jam buka : Senin-Minggu, Mulai pukul 04.30-21.00
Tiket Masuk : Gratis

Saat memasuki Taman Lumphini, paru-paru Anda akan langsung terasa segar dan sejuknya udara. Kehadiran pohon palem, anggrek, dan danau buatan juga menghiasi taman yang luasnya kurang lebih 57 hektar ini. Tak heran nuansa keindahan dan alam sangat terasa di kawasan taman ini. Di Taman Lumphini, Anda bisa melakukan banyak aktivitas, antara lain jogging, jalan kaki, bersantai, membaca, berperahu, dan berbagai aktivitas menarik lainnya. Untuk lebih menikmati suasana, sebaiknya Anda datang pada pagi hari. Selain udaranya yang segar, tidak banyak orang yang mengunjungi taman tersebut saat itu.

Sebagai taman utama di Bangkok, Taman Lumpini tentunya akan memberikan pengalaman yang tidak dimiliki taman lain. Sebut saja kadal monitor. Reptil besar ini dapat dengan mudah berkeliaran di sekitar Taman Lumpini. Meski hewan ini bukan manusia, wisatawan tidak boleh memberi mereka makan dengan tangan demi alasan keamanan. Jika ingin mencicipi makanan khas Thailand, seperti Pad Thai (sejenis mi) dan Jim Joom (lauk daging dan sayur), pengunjung bisa datang ke dekat patung, dan Raja Rama VI berada di luar gerbang Taman Lumbini. Di akhir pekan, banyak pedagang yang menjual sayur mayur, ikan segar, dan masakan China siap makan.

Baca Juga : 8 Tempat Wisata Pattaya di Thailand Tebaik

5. Asiatique The Riverfront

Asiatique The Riverfront
Bodega Hostels

Asiatique Bangkok Riverside Hotel adalah pasar malam atau pasar malam yang terletak di tepi Sungai Chao Praya. Asiatique tadinya merupakan bangunan pelabuhan pedalaman saat ini sudah direnovasi serta diganti jadi pusat perbelanjaan. Desain arsitektural gudang tersebut tetap dipertahankan dan menjadi ciri khas Asiatique. Kemudian area sentral mall terbuka dibagi menjadi 4 area yaitu area tepi laut dengan lampu neon khas Asiatique dengan warna ikonik yang khas dan terkenal, kemudian Town Square, Charoenkrung dan Factory.Pusat perbelanjaan terbuka ini memiliki ratusan toko dan buka pada pukul 17.00 waktu setempat. Barang-barang yang dijual di tempat ini banyak macamnya, mulai dari kaos oblong, kaos, aneka kaos oblong, topi, hingga karya seni.Ada juga dekorasi rumah, pernak pernik, aneka cinderamata, serta makanan, produk fashion, aksesoris dan komoditi Merk antara lain tas, payung, aneka gantungan kunci, magnet pada Kulkas, dll.

Lokasi : Maps
Jam Buka : Senin-Minggu mulai pukul 16.00-23.30
Tiket Masuk : Gratis

Dari segi kualitas, produk yang dijual Asiatique lebih baik dari pasar malam di Bangkok, seperti pasar malam Khao San, Shukumvit, Potong atau Pratunam. Sementara itu, dalam hal harga rata-rata barang, sama dengan berbagai barang serupa yang bisa ditemukan turis di pusat perbelanjaan Platinum atau MBK Bangkok. Ini sedikit lebih mahal daripada barang yang dijual di pasar malam biasa lainnya. Tapi kualitasnya lebih baik, dan satu-satunya masalahnya adalah pembeli bisa menawar harga, jadi harganya bisa lebih murah dari harga yang tertera di label. Seiring waktu, harga akan semakin murah.Waterfront district itu terletak di pintu masuk ke tepi Sungai Chao Phraya. Di kawasan pantai terdapat beberapa bangku yang menghadap ke sungai, sehingga pengunjung bisa bersantai dan menikmati pemandangan sekitar.

Sore hari, perahu lewat atau saat matahari terbenam, dan lampu di sekitarnya mulai berkedip dan mulai berbelanja di pasar malam. Setelah lelah berkeliling Bangkok atau menjelajahi kota-kota tujuan lain di Thailand, Anda bisa bersantai dan mengumpulkan tenaga untuk melanjutkan berbelanja di pasar malam dan pusat perbelanjaan Asiatique Bangkok ini.Di kawasan tepi pantai, kincir ria Asiatique juga menjadi simbol dari Asiatique . Ketinggian roda putar adalah 60 meter, dan terdapat 42 buah gondola.Di kawasan alun-alun kota, Anda bisa menemukan patung Juliet yang dikelilingi pagar besi dan dilengkapi dengan berbagai gembok warna-warni. Mirip seperti kunci cinta di Paris atau Korea Selatan. Kunci cintanya bisa dibeli di pintu masuk Juliet’s Love Garden. Harganya sekitar 250 bath.

6. Damnoen Saduak Floating Market

Damnoen Saduak Floating Market
Wikivoyage

Pasar Terapung Damnoen Saduak harus masuk dalam daftar tempat untuk dikunjungi. Mengapa? Karena Anda akan merasakan perasaan transaksi jual beli di kapal. Pedagang dengan rapi menjajakan barang di atas perahu tradisional yang dioperasikan dengan dayung (tenaga kerja). Bangun pagi dan bersiaplah mengunjungi Pasar Terapung Damnoen Saduak sebagai tujuan utama. Anda disarankan untuk mengunjungi pasar pada pukul 08: 00-11: 00. Selain banyaknya item lengkap yang Anda cari, Anda juga tidak akan merasa kepanasan. Berhati-hatilah saat membawa barang berharga, karena aktivitas pasar seperti ini sangat sering terjadi, dan perahu pedagang dan pembeli hilir mudik.

Lokasi : Maps
Jam Buka : Senin-Minggu mulai pukul 07.00-17.00
Tiket Masuk : Gratis

Selain buah-buahan, sayuran, dan aksesori, pasar ini juga menjual makanan khas Thailand yang bisa dicicipi langsung di atas kapal. Pedagang akan sering berurusan dengan Anda dan rombongan Anda dengan perahu ekor panjang. Selain itu ada Cococnut Sugar Farm yang merupakan welcome drink berupa cold juice diisi gula kelapa. Meski begitu, tetap waspada terhadap penipuan yang menawarkan harga lebih tinggi dari yang seharusnya. Harga di pasar terapung Damnoen Saduak berkisar dari 40 baht hingga 100 baht. Bahkan jika Anda seorang Muslim, harap pastikan terlebih dahulu bahwa makanan yang Anda beli halal. Keuntungan lain bagi pedagang di sini adalah bahwa meskipun mereka memberikan layanan kepada pembeli, mereka dapat menyeimbangkan kapal. Sebelum menjelajahi pasar ini, pastikan Anda buang air kecil terlebih dahulu, karena kapal pesiar yang membawa Anda bisa bertahan selama 1 hingga 1,5 jam.

Banyak jenis pasar tradisional di Thailand yang menarik untuk diekspor, salah satunya pasar terapung, seperti pasar terapung Damnoen Saduak. Pasar ini awalnya merupakan pasar terapung yang ada di Thailand, dan oleh karena itu mendapat julukan “Pasar Terapung Sejati”. Karena letak pasar terapung ini, pada masa lalutidak terdapat jembatan, serta orang- orang melaksanakan kegiatan tiap hari tercantum menggunakan kapal untuk berdagang.Jika Anda tidak ikut trip ini, maka pengeluaran Anda akan relatif tinggi. Karena Anda harus menyewa perahu dan pemandu untuk menuju kesana. Tapi jangan khawatir, jika Anda memilih untuk bergabung dengan tur grup melalui BeFreeTour, ini akan menghemat lebih banyak uang. Harga yang Anda bayarkan sudah termasuk transportasi bersama (berupa minibus), sewa perahu 1,5 jam, dan pemandu wisata selama perjalanan. Cocok untuk yang tidak mau repot mengatur jadwal dan budget. Untuk referensi Anda, tur ini tersedia dalam bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Korea. Saat memesan, beri tahu saya bahasa mana yang akan digunakan di masa mendatang.

7. Khao San Road

 

Khao San Road
www.geocam.ru

Khao San Road adalah kawasan wisata utama Bangkok, terkenal dengan kehidupan malam dan hotel murahnya. Daerah ini umumnya dianggap sebagai tujuan yang wajib dikunjungi, terutama bagi para backpacker Asia. Tempat yang ramai ini juga populer di kalangan penduduk setempat. Karena Khao San Road hanya berjarak beberapa blok saja, Anda juga bisa menemukan aktivitas seru lainnya di kawasan sekitar, seperti Jalan Rambuttri dan Jalan Phra Athit.Mengunjungi Jalan Khao San tidak akan membuat Anda bosan. Banyak hal menarik yang bisa Anda rasakan di berbagai bar dan klub, Anda juga bisa mencicipi jajanan dan gadget lezat yang bisa Anda beli. Khao San Road menyediakan semua yang diinginkan wisatawan, apakah itu penari yang suka menari mengikuti musik atau orang yang hanya menikmati makanan ringan khas kota.

Lokasi : Maps
Jam Buka : Selama 24 jam
Tiket Masuk : Gratis

Jalan Khao San selalu sibuk di siang hari, tetapi sangat sibuk di malam hari. Jalanan dan gang dihiasi dengan lampu neon warna-warni dan musik dimainkan. Terdapat berbagai jenis kehidupan malam di sini, dan berbagai bar dan klub memiliki keunikannya masing-masing. Anda pasti akan menemukan tempat yang sesuai dengan selera musik Anda, termasuk selera makanan dan minuman. Dengan banyaknya pilihan, Anda mungkin bingung harus mulai dari mana. Makanan jalanan di Thailand terkenal dengan kelezatan dan harga yang murah. Di Jalan Khao San dan sekitarnya, seperti Jalan Rambuttri dan Jalan Phra Athit, Anda akan menemukan semua makanan jalanan paling populer di Bangkok dengan harga terbaik.

Ada upaya baru dan menarik di setiap sudut dan gang, menjadikan Jalan Khao San tempat yang baik untuk pecinta kuliner. Jalan Khao San dan daerah sekitarnya pada dasarnya adalah pasar yang besar, dikelilingi oleh berbagai toko dan warung, Anda dapat mencoba berbagai makanan khas Thailand dan makanan Thailand yang terkenal, makanan lezat ini akan memanjakan lidah Anda. Karena kendaraan terbatas pada area ini, Anda dapat melihat-lihat dengan aman dan mudah. Waktu terbaik untuk berbelanja adalah pada malam yang sejuk. Banyak toko dan warung yang hanya buka setelah matahari terbenam, menyediakan berbagai aksesoris dan pernak-pernik bagi wisatawan. Jalan Khao San adalah tempat yang tepat bagi Anda untuk membeli oleh-oleh untuk teman dan keluarga Anda dan sebagai oleh-oleh Anda sendiri setelah pulang ke rumah.

8. Jesada Technik Museum

Jesada Technik Museum
TripHobo

Museum Jesada Technik didirikan pada tahun 2007 oleh pengusaha Thailand Jesada Dejsakulrit, dan sejauh ini merupakan museum mobil klasik terbesar (ada yang mengatakan terbaik) di Thailand. Untuk waktu yang lama, Tuan Yesada terpesona oleh segala sesuatu yang dibawa oleh roda, baling-baling, sayap atau kemudi. Kecintaannya pada mobil dan sejarahnya membuatnya mengumpulkan lebih dari 500 mobil, yang sebagian besar dalam kondisi sangat baik. Semua informasi baru dikumpulkan sejak 1997, dan dikumpulkan kurang dari dua dekade.

Lokasi : Maps
Jam Buka : Selasa-Minggu mulai pukul 09.00-17.00
Tiket Masuk : Gratis

Di mana museum lain kebanyakan memamerkan mobil langka atau mahal, Museum Sains dan Teknologi Yesada berfokus pada kendaraan yang digunakan orang setiap hari, terutama model yang menarik dan aneh di sini. Setelah memasuki aula terbesar, Anda akan menyambut becak dan minicar asli dari tahun 1950-an dan 1960-an. Tahukah Anda kalau BMW Isetta hanya bisa menyediakan satu pintu untuk penumpang? Ya, hanya ada satu, ada di depan, bukan di samping! Dengan mengunjungi tempat menarik ini, Anda bisa mempelajari lebih banyak fakta menarik dan mengejutkan.Saat berkunjung ke museum ini, Anda bisa mengabadikan ratusan mobil antik yang terlihat sangat Instagrammable, sehingga bisa Anda bagikan ke teman-teman Anda di Instagram, Facebook, dan media sosial lainnya.